about me

Saturday, September 10, 2011

racun di dalam pasta gigi kita : sebuah konspirasi internasional


bismillah...

masih ingat dengan iklan jadul ini?

"Aku gigi, mulut rumahku. Agar sehat dan kuat aku harus disikat setiap hari.
Sehabis makan dan sebelum tidur dengan pasta gigi berflouride...
makan makanan bergizi..
dan.. setiap 6 bulan sekali, pergi ke dokter gigi.
sehat selalu senang rasanya..."
iklan pasta gigi yang dulu booming banget jaman2nya aku masih SD.
dan semua orang seperti mendewakan pastagigi berflouride yang mampu mencegah gigi berlubang dan berbagai macam manfaat lain.
dan aku percaya, dulu.
but now?
after i've read this book..

Deadly Mist by Jerry D. Gray (jurnalis muslim)

aku ga percaya lagi.
ga percaya sama yang namanya FDA, WHO, UN, dan semua hal berbau amerika, sang negara demokrasi barbar terbesar sedunia.
let's see apa yang ku baca dari buku itu.

Professor Albert Schatz, Ph. D. seorang penemu Streptomycin dan NObel Prize Winner mengatakan
"Penggunaan fluoride adalah kesalahan terbesar yang pernah terjadi dan telah digunakan terhadap lebih banyak manusia daripada kesalahan-kesalahan lain yang pernah terjadi"

UNICEF (1999): "beberapa pemerintahan kurang memahami betapa beracunnya Fluoride bagi tubuh, terutama bagi anak-anak karena tubuh muda menyerap lebih banyak fluoride daripada tubuh dewasa"
bahkan.. manfaat fluoride yang digembor-gemborkan telah menjadi pertanyaan di seluruh dunia selama jangka waktu yang lama. paling sedikit ada 12 pemenang nobel di bidang kedokteran dan kimia yang telah memperingatkan masalah ancaman kesehatan yang ditimbulkan fluoride.

dan...ternyata..
ada peringatan yang seharusnya tertera dalam sebuah kemasan pasta gigi.
"warning : keep out of reach of children under 6 years of age. if you accidentally swallow more than used for brushing, seek professional help or contact a poison control center immediately"
sekarang mah udah kagak ada tuh peringatan kayak gitu di pasta gigi yang ku pake.

tiga bahan dalam pasta gigi yang dinilai berbahaya
Fluoride
Sorbitol dan Sodim luryl sulfat yang bisa menyebabkan diare pada anak2.

setiap kali kita menggosok gigi, ada kemungkinan residu pasta gigi yang ikut tertelan dengan ludah ke lambung. memang sih, tiap kali tertelan mah paling ukurannya miligram.
tapi kalau kita makenya udah lebih dari 20 taun?dan kita sikat gigi minimal 2 kali sehari?
coba diitung berapa yang udah kita tumpuk di tubuh kita yang berharga ini.
padahal ya.. satu sendok teh fluoride (5 gram kayaknya) dapat membunuh seorang anak.
x_x

Beberapa fakta ilmiah mengenai efek biologi dari Fluoride.
  1. Fluoride hanya memberikan efek yang kecil, bahkan TIDAK ADA SAMA SEKALI terhadap kemungkinan gigi berlubang pada manusia. tahun 1990 Dr. John Colquhoun dipaksa pensiun dini di New Zealand setelah melakukan penelitian terhadap 60.000 anak sekolah dan menemukan bahwa TIDAK ADA perbedaan kondisi gigi pada bagian yang menggunakan fluoride dan yang tidak menggunakan fluoride. Dr. Colquhoun menyebarkan temuan ini ke publik, dan.... HANCURLAH karirnya. *terima kasih kepada para penjahat dunia yang menyingkirkan orang2 pintar dari dunia*
  2. Fluoride ini ternyata juga dimasukkan ke dalam air minum (dalam dosis kecil tentunya) para tahanan di kamp2 konsentrasi karena jika dilakukan berulang kali akan mengurangi kekuatan seseorang dalam melawan suatu kekuasaan. baik Jerman maupun Rusia tujuannya agar para tahanan menjadi patuh dan ga ngelawan.
  3. Efek samping kanan kiri dari fluoride adalah
a. kanker
Fluoride jg merupakan karsinogen (dari National Cancer Institute Toxicological Program) dan disetujui pula oleh Dr. William Marcus (ketua ahli racun kantor EPA bagian air minum). Pak Marcus dipecat tahun 1991 karena dia berkeyakinan kalau fluoride itu berpotensi menimbulkan kanker. beliau bilang gini
"saya benar mengenai sifat karsinogen dari fluoride dan kita semua tahu itu sekarang".
tahun 1981 Dean Burk, seorang kepala ahli kimia selama beberapa dekade di Institut Kanker Nasional Amerika Serikat mengatakan "Fluoride menimbulkan lebih banyak penyakit kanker dan menimbulkannya lebih cepat daripada zat-zat kimia lainnya"
b. pinggul retak (bahkan meskipun cuman 0.1 ppm)
c. infertilitas x_x
Food and Drug Administration melaporkan bahwa ada hubungan yg dekat antara menurunnya fertilitas pada wanita usia 10-49tahun dgn kenaikan tingkat fluoride dalam air.
d. kerusakan otak
e. penyakit alzheimer (jadi inget pilem korea hehe)
f. osteoporosis (tulang keropos) dan arthritis (radang sendi gitu deh kalo ga salah :D)

5. di India ternyata banyak sumur air (yaiyalah sumur air..) yang terkontaminasi dengan fluoride jadi tidak mengherankan kalau banyak kasus kerusakan sendi yang parah di negaranya shakhrukh khan ituh. dan ternyata... ga cuman di india, di Amrik juga gitu lho.. air minum yang dikonsumsi warganya juga dikasih fluoride. sungguh,, pemerintahan terdodol yang pernah (dan masih) ada di dunia.

6. di odol yang kupake ternyata ada FORMALDEHIDnya doonggg...
aku cuman bisa melotot dan busa pasta gigi yang (terpaksa) kupake tadi pagi berlelehan keluar dari mulut. betapa begonya gue yang ga pernah baca komposisi pasta gigi yang kupake selama ini.
formalin doong... emang gigi gue perlu dikasih formalin??? emang gue mumi? -__-"


kenapa sih ada hal-hal semacam ini di dunia?
ya.. ada motif ekonomi :
kalau banyak yang kena racun -> orangnya sakit ->ke dokter -> beli obat ->; perusahaan farmasi akan jadi kaya raya
kalau ga sakit... ya mati.. =,=
dan ujungnya satu : mengendalikan jumlah penduduk di dunia.
the new world order.
dasar yahudi...!!!

solusinya apa?
kayaknya kita memang harus kembali siwak.
siwak
(dan gue masih ga kebayang gimana makenya)


gue sendiri ga pernah nyobain si siwak ini. tapi karena ini adalah salah satu sunnah Rosul, dan ternyata si odol yang gue pake emang bener2 ga aman..
mending gue kembali ke ajaran Rosul yang mulia.
oh,,,siwak... siapakah yang menjual engkau??


oya, ini ada link yang bisa dibaca tentang buku itu juga..
penulis di blog itu udah pernah ikutan bedah buku langsung sama si penulisnya.
sayang gue ga ikutan.

sekian dari saya [di awal "aku", di tengah "gue", di akhir "saya" -__- :))]
semoga bermanfaat ^^

12 comments:

  1. waaaaahhhhhh.. mantap info yg bermanfaat :)
    oh gitu ya, jadi takut jg. hhmmm.. ternyata eh ternyata..
    saya jg ga bisa ngebayangin gmn caranya pke siwak.
    salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jaman Nabi pakai siwak, karena belum ada yg buat sikat gigi. Jaman sekarang ini, masa kita hrs kembali pakai siwak, primitif amat ? Pakai HP mengundang kanker, pake komputer bikin radiasi, mobil bikin gas buang beracun, kembali aja ke jaman barbar, naik unta ?

      Delete
  2. @lukman hakim saefuddin *lengkap amat :))*
    alhamdulillah kalau bermanfaat.
    makasih atas kunjungannya, gan..
    pertamax lho..
    selamat yak.. *jabat tangan*

    salam kenal..
    terima kasih atas kunjungannya ^^

    ReplyDelete
  3. @irma devi santika
    iya, serem euy...
    jangan lupa cek pasta gigi ya.
    aku kapok banget ga liat2 komposisi di produk yang kupake.

    kalau kata salah satu kenalan, giginya jadi lebih kuat setelah pake siwak. n katanya enak2 aja makenya *meskipun belum kebayang, hehe*

    salam kenal juga..
    makasih atas kunjungannya ya.. ^^

    ReplyDelete
  4. info yang bermanfaat. nggak ngebayangin. tapi? harus pake siwak? waduh, nggak ngerti cara pakenya. kemungkinan nggak ada yang jual lagi >.<

    ReplyDelete
  5. @chilfia karunianty
    alhamdulillah ilmunya bermanfaat.

    kalau soal gimana caranya caranya gimana, insyaAllah ada di mbah gugel kok. hehe
    kalau tempat yang jual, kata temen2ku sih banyak di toko2 herbal atau arab.
    atau... kan bentar lagi musim haji, nitip sama sodara yang mau ke arab. *eh, solutif ga sih? hehe

    btw, salam kenal dan terima kasih atas kunjungannya ya... ^^

    ReplyDelete
  6. waaa...trus skrg bijimane donk ncussss

    ReplyDelete
  7. solusi yang paling bisa ku sarankan ya...
    nyari siwak mbake...
    aku lagi nyari2 nih...
    x_x
    @.@

    ReplyDelete
  8. iya nih, aku juga pernah baca tentang ini di sebuah buku..

    ReplyDelete
  9. kalau udah tau, cari yang tanpa fluoride...
    dan aku udah pake siwak lho. tapi pertamanya gusiku bengkak karena serabut siwaknya masih kasar. setelah itu aman2 aja dunia pergigian ku.hehehe
    ;)

    ReplyDelete
  10. Mau kembali ke jaman jahiliyah, pakai siwak karena saat itu belum ada yg bikin sikat gigi, konyol betul ?

    ReplyDelete

haii....tinggalkan komentarmu setelah membaca blog ini. terima kasih...^^